Jumat, 19 Juni 2009

“Rintihan Seorang Sahabat”

Sahabat………..

Hidup memang merupakan sebuah perjuangan

Perjuangan untuk memilih

Menilih jalan hidup

Namun……….

Ketika hidup tak lagi dapat memilih

Kehidupan berlalu bagaikan tanpa makna

Sahabat……….

Hidup memang bagaikan panggung sandiwara

Sandiwara dengan banyak peran dan seribu macam kisah cerita

Kisah cerita yang tak akan pernah berakhir

Hingga ajal menjemput sang pemain

Sahabat………..

Apa yang harus kulakukan ?

Ketika aku merasa asing di jalan ini

Ketika aku merasa tak lagi mengenal daerah ini

Ketika aku merasa tak lagi dapat bertahan di sini

Ketika aku merasa tak lagi tenteram tinggal di sini

Sahabat……….

Haruskah aku tetap di sini ?

Haruskah aku bertahan di sini ?

Haruskah aku berpura-pura ?

Haruskah aku menipu kalian semua ?

Haruskah aku menipu diriku ?

Haruskah aku……….

Sahabat……….

Aku sadar bahwa semuanya telah berubah

Hidup memang selalu dan akan terus berubah

Mungkin aku pun telah berubah

Bahkan terkadang aku pun merasa asing dengan diriku

Namun……….

Beginilah diriku adanya saat ini

Inilah kenyataan yang harus aku dan kau terima

Kenyataan yang tidak dapat aku menyangkalnya

Sahabat……….

Salahkah aku jika tak lagi dapat berada di sini ?

Salahkah aku jika tak lagi dapat bertahan di sini ?

Salahkah aku jika memilih jalan yang berbeda denganmu ?

Salahkah aku yang tak dapat menjadi sepertimu ataupun mereka yang berada di jalan ini ?

Salahkah aku dengan segala keterbatasanku ini ?

Salahkah aku dengan perasaan ini ?

Salahkah aku dengan keputusan ini ?

Salahkah aku……….

Sahabat……….

Izinkan aku untuk memilih jalan hidupku

Jalan yang aku mampu untuk menjalaninya

Izinkan aku untuk memilih peranku

Peran yang aku sanggup memainkannya sampai akhir

Sahabat……….

Aku menyadari semua kekurangan dan keterbatasanku

Aku tahu aku takkan pernah bisa menjadi sepertimu

Karena Aku adalah aku dengan segala kelemahanku

Itu adalah kenyataannya

Sahabat……….

Aku hanya tak ingin lebih lama berada dalam keresahan ini

Aku lelah bila harus terus merasakan kegelisahan ini

Aku letih bila harus terus tertatih di jalan ini

Aku sakit bila harus terus terjatuh di jalan ini

Aku tak sanggup bila harus terus memainkan peran ini

Peran yang berada di luar kemampuanku

Sahabat……….

Mungkin aku terlalu egois, aku akui hal itu

Mungkin aku terlalu pesimis, aku pun menyadarinya

Mungkin aku terlalu lemah, aku pun tak dapat menyangkalnya

Mungkin terlalu banyak kekuranganku, aku pun meyakini hal ini

Sahabat……….

Aku memang tidak sepertimu

Yang selalu mempunyai semangat tinggi untuk berjuang di jalan-Nya

Yang selalu optimis akan sebuah keberhasilan

Yang selalu perduli untuk memperbaiki orang lain

Sahabat……….

Mungkin aku memang terlalu lemah untuk berjalan di jalan ini

Mungkin aku memang terlalu pesimis akan sebuah keberhasilan

Mungkin aku memang terlalu acuh untuk memikirkan orang lain

Namun itulah diriku

itulah kenyataan yang aku pun tidak dapat menyangkalnya

Sahabat……….

Aku tak tahu apa yang akan terjadi di masa datang

Namun……….

Percayalah padaku

Selama nafas ini masih berhembus

Aku akan terus berusaha untuk memperbaiki diriku

Sahabat……….

Do’a darimu senantiasa kuharapkan

Dukunganmu tetap kunantikan

Dan nasihatmu selalu kurindukan

Demi perbaikan diri ini

Sahabat……….

Mungkin aku memang bukan sahabat yang baik bagimu

Aku memang terlalu jauh bila dibandingkan denganmu

Namun……….

Aku bersyukur karena kau telah menjadi sahabatku

Sahabat yang baik bagiku

Sahabat……….

Aku hanyalah manusia biasa

Dengan segala keterbatasanku

Mungkin aku salah dengan keputusan ini

Namun……….

Aku harap kau mengerti

Mengerti akan keputusan ini

Sahabat……….

Walau kita tak lagi sejalan

Hanya satu yang kupinta darimu

Izinkan aku tetap bersahabat denganmu

Dan Tetaplah menjadi sahabat baikku

Dengan tetap mendo’akanku, tetap mendukungku dan tetap menasihatiku

Sahabat……….

Ikatan ukhuwah terlalu indah

Untuk dihancurkan oleh hal seperti ini

Tali persahabatan terlalu kokoh

Untuk diputuskan oleh hal seperti ini

Rasa kebersamaan terlalu kuat

Untuk dihempaskan oleh hal seperti ini

Sebuah persaudaraan terlalu suci

Untuk dinodai oleh hal seperti ini

Sahabat……….

Adakah kau dengar rintihanku ini ?

Maafkan aku……….

Maafkan aku……….

Maafkan aku……….

Tuhanku……….

Kabulkanlah do’a hambamu ini

Ampunilah hambamu ini………..

Ampunilah hambamu ini………..

Ampunilah hambamu ini………..

Izinkanlah kami untuk bertemu di surga-Mu kelak

Amin………..

Nur Fariza El-Islamassya

Label: ,

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda