Izinkan aku menemukan Mutiara BerhargaMu…..
Ketika sebuah ujian dan cobaan datang menerpa diri ini, terkadang dunia serasa sempit, semua jadi kurang semangat untuk dijalani. Entah bagaimana untuk menggambarkannya apalagi ketika tiada tempat untuk berbagi. Ketika semua datang beruntun dan harus disimpan sendiri maka Semua akan terasa menumpuk dan menyesakkan dada. Beban akan terasa semakin berat. Tidak ada tempat untuk berbagi? ataukah tidak mau berbagi? ataukah justru tidak bisa berbagi??? Salah siapa menyimpan semuanya sendiri??? Tanya siapa? bukankah ada keluarga?Teman?Sahabat? bahkan ada banyak manusia di muka bumi ini sbg tempat berbagi? juga bukankah ada sarana lain untuk mengeluarkan beban di hati? ya, terlepas dari semuanya itu tetaplah akan kembali kepada pribadi masing-masing….
Ya, Allah, subhanallah, Maha Suci Engkau yang telah menciptakan manusia dengan sifat dan kemampuan yang berbeda. Ada orang yang mampu berbagi dan terbuka pada orang lain, tapi tak sedikit juga orang yang tak mampu seperti itu. Tapi semuanya adalah rahmatMu. Jika semua orang bersifat terbuka dan berbagi lalu siapa yang akan mendengarkan? Atau jika semua orang bersifat tertutup dan diam saja, maka alangkah sepinya dunia ini. Begitu indahnya dunia ini dengan segala macam keragamannya. Ada kalanya kita harus mencoba untuk berbagi masalah kepada orang lain dan membutuhkan share dari orang lain, namun adakalanya juga kita harus menjadi pendengar bagi masalah orang lain.
Ya tidak salah memang jika ketika SD, seorang anak SD akan diberikan ujian yang sesuai dengan kemampuannya sebagai anak SD, untuk menghadapi ujian pun seseorang perlu belajar terlebih dahulu, di jenjang manapun pendidikannya tentu sebelum menghadapi ujian semua siswa akan menerima pelajaran dari sang guru mengenai materi-materi yang akan diujikan. Oleh karenanya setiap siswa seharusnya mendengarkan dan mempelajari dengan seksama apa penjelasan dari sang guru agar suatu saat nanti ketika tiba masa ujian maka soal-soal yang diberikan mampu diselesaikan dengan baik. Jika lulus maka dia berhak melaju ke jenjang berikutnya. Begitu seterusnya hingga akhirnya dia mampu menyelesaikan pendidikannya hingga tingkatan yang tertinggi..
Begitu halnya juga dengan hidup ini, ketika masih anak-anak, mungkin masalah yang dihadapi hanyalah masalah spele, namun saat kita masih anak-anak tentu saja masalah itu adlh masalah yang besar. Misalnya saja Ketika ortu tidak mau mengabulkan permintaan kita, mungkin kita merasa kesal dan sebagainya, ketika harus berantem dengan teman, dsb. Ketika mneginjak remaja, masalah mulai bertambah sulit nilainya, dan semakin lama semakin sulit seiring dengan bertambahnya pelajaran yang telah diterima selama ini, semakin bertambahnya usia dan pengalaman hidup.
Ya, setiap masalah yang kita hadapi adalah sebuah ujian bagi kita. Ada banyak masalah yang pastinya kita alami dalam hidup ini. Siapapun tanpa terkecuali. Karena dunia ini merupakan tempat untuk belajar memahami tujuan dan arti hidup dengan segala permasalahannya. Sejauh mana kita mampu menyelesaikan masalah-masalah tersebut hanya kita yang tau dan Allah lah yang menilai nya. Jika kita dianggap lulus atas masalah yang satu mungkin Dia akan memberikan kita masalah yang lain yang lebih sulit tergantung kebutuhan dan pastinya sesuai dengan kemampuan kita. Allah tidak akan menguji seorang hambaNya di luar batas kemampuannya., begitulah allah menjanjikan. Jadi, pastinya allah mengetahui bahwa kita akan mampu menyelesaikannya. Allah saja yakin kita akan mampu menyelesaikannya tapi kenapa kita tidak yakin? berusahalah…berusahalah …berusahalah untuk lulus dalam ujian masalah kita masing-masing….
Untuk menyelesaikan suatu masalah mungkin kita bisa belajar dari pengalaman masa lalu, pengalaman orang lain dengan masalah yang sama, meminta share dari orang lain, namun tetaplah keputusan akhir berada di tangan pribadi masing-masing dengan pertanggungjawabannya tentu saja akan di lakukan di akhirat atas keputusan yang telah dipilih oleh diri ini.
Allah telah memberikan kita akal dan hati untuk menghadapi permasalahan hidup…oleh karenanya Hidup memang adalah pilihan-pilihan dan setiap kita berhak untuk memilih jalan yang terbaik utk setiap permasalahan hidup…. setidaknya jalan yang terbaik menurut kita dan akan mampu kita jalani…..
Setiap kita adalah player di dalam sebuah permasalahan kita, sdgkn orang lain hanyalah komentator yg hanya bs memberikan teori. Oleh karenanya seringkali komentator terlihat lebih pintar drpd playernya, namun belum tentu ketika sang komentator disuruh menjadi player di dlm permasalahan yg sama, maka apakah dia sendiri mampu menjd player yg baik dan mampu melakukan teori2nya utk menjadi spt yg selalu dia komentarkan kpd para player….?? Wallahu alam.
Yang jelas, mungkin kita patut waspada jika masalah yang kita hadapi selalu sama.dan selalu kerputar2 di situ-situ saja, Mungkinkah cara kita menyelesaikannya masih kurang tepat? sehingga Allah memberikan kepada kita “Masalah/Soal” yang sama hingga harus berulang kali? Wallahualam bi shawab…
Ya allah, masalah apapun yang aku hadapi saat ini, semoga bukan karena aku tidak lulus terhadap ujianMu pada masalah-masalah yang kemarin, tapi semoga karena engkau masih sayang pada hambamu ini yang mgkn masih kurang belajar dan masih belum mampu menemukan “Mutiara paling BerhargaMu” sehingga engkau berikan kembali soal yang mirip, serupa tapi tak sama….
Ya allah semoga aku tidak harus mengulang atas permasalahan masa lalu apapun itu yang sesungguhnya amat sangat spele untuk ukuran saat ini. Tetapi, Berikanlah aku soal yang baru, yang mampu membuat dan menempa diri ini menjadi lebih baik dan akhirnya mampu membawa aku utk naik ke tingkat selanjutnya. Ya Allah, Aku pun ingin naik kelasMu ….
Ya Allah izinkan aku menemukan dan mengambil butir-butir mutiara hikmah atas semua pelajaran yang coba Engkau berikan kepadaku Melalui orang lain, keluargaku, melalui sahabat-sahabatku, dan melalui semua makhluk ciptaanMu yang ada di bumi dan yang tampak dihadapanku. Walau Mungkin saat ini aku belum mampu menemukan semua mutiara-mutiara itu, tapi izinkan aku dan berikanlah aku waktu untuk menemukan mutiara-mutiara yang telah engkau sebar untukku. Ya allah Perkenankanlah aku untuk menemukan dan menggenggam erat satu persatu Mutiara Berharga dariMu hingga akhir hayatku.
(Teruntuk para Sahabat yang telah memberikan Sebutir-Dua butir Mutiara…….. Jazakumullah Khoiron Katsiro. Afwan jidan, jika selama ini aku masih hanya mampu berteori saja dan af1 juga jika aku hanya bisa berperan sbg komentator atas permasalahan kalian)
Label: Mutiara, Permasalahan Hidup, Ujian

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda